Pasien Covid-19 Tanbu Tinggalkan RSU Tala Dengan Keharuan

512

fokusbatulicin.net – pasien asal Tanah Bumbu dinyatakan sembuh oleh pihak RSUD H Boejasin, dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) melepaskannya penuh haru.

Setelah hampir 3 (tiga) pekan dirawat di RSUD H Boejasin, pasien yang sebelumnya positif Covid-19 asal Kabupaten Tanah Bumbu dengan kode HB-01 TB kini dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diizinkan pulang setelah serangkaian tes SWAB terbaru miliknya dinyatakan negatif.

Penjemputan dari pihak keluarga turut disaksikan Bupati Tanah Laut H. Sukamta, Kepala Dinas Kesehatan Hj. Nina Sandra, Jubir Covid-19 Tala Antonius Jaka, Direktur RSUD H Boejasin Dr. Isna Farida, dan segenap tim medis, pada Sabtu (25/04/2020) akhir pekan tadi.

Baca Juga  Tangkapan Ikan Tanah Bumbu Capai 18 ton Perminggu

Bupati turut memberikan bingkisan kenang-kenangan kepada HB-01 TB sebagai tanda ramahnya orang Tanah Laut sekaligus mengucap syukur sebagai bentuk apresiasi tim medis dan manajemen RSUD H Boejasin atas perjuangan mereka dalam merawat pasien hingga sembuh.

“Alhamdulillah, satu pasien asal Tanah Bumbu HB-01 TB dinyatakan sembuh dan kita izinkan pulang. Ini prestasi rekan-rekan medis dan manajemen di RSUD H. Boejasin. Ini jadi bukti yang harus kita apresiasi bahwa tim medis kita punya kapasitas dalam penyembuhan pasien Covid-19,” ujar Bupati Tala.

Sebelum beranjak, suasana haru sempat menyeruak saat HB-01 TB yang berumur sepuh turut menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada seluruh tim medis.

Baca Juga  KEMENKUMHAM SAMBANGI H SUDIAN

Ia mengungkapkan perhatian dan perawatan yang diterimanya dari tim medis sangat menyentuh, seperti keluarga, seperti anak yang tekun merawat orang tuanya. Hal ini yang memotivasinya untuk tetap berjuang hingga sembuh.

Sementara itu, Direktur RSUD H Boejasin Dr. Hj. Isna Farida mengungkapkan betapa pentingnya motivasi psikologis dalam perawatan pasien Covid-19 hingga pasien dinyatakan sembuh.

“Yang lebih utama perawatan dari sisi psikologis, seperti yang disampaikan beliau tadi, salah satunya perawatan kita lah yang memotivasi beliau untuk sembuh. Secara psikologis kita sentuh, beliau termotivasi, imun tubuh pun akan semakin baik melawan virus,” ungkap Isna. (TFB).

foto : banjarmasin.tribunnews.com