Pemkab Tanbu Siapkan Rp. 5 Milyar Dari APBD Untuk Alternatif KM 171 Satui

145

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Sekretaris Daerah (Sekda) H Ambo Sakka, melakukan peninjauan langsung pada Jalan Alternatif di Desa Satui Barat, Minggu (16/10/2022).

Pasalnya kembali terjadi longsor susulan di Jalan KM 171 Satui Desa Satui Barat, Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu, sehingga Jalan Nasional tersebut kini ditutup total. Sedangkan para pengendara dialihkan ke jalan alternatif.

Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar yang diwakili oleh Sekda Ambo Sakka turun ke jalan memantau keadaan jalan didampingi, oleh Kadis PUPR, Kasatpol PP, Kepala BPBD dan Camat Satui.

Menurut pantauan Sekda Ambo Sakka terkait jalan alternatif, dirinya menyampaikan kondisi terupdate di lapangan.

Baca Juga  Ditengah Pandemi, Pemkab Tanbu Kunjungi Kabupaten PPU

“Tadi pagi terjadi longsor susulan berulang, sehingga kami Pemerintah Daerah sesuai dengan arahan Bupati Tanah Bumbu Abah HM Zairullah Azhar, dibangun jalan alternatif (Jalan Daerah), yang sewaktu-waktu bisa digunakan untuk kelancaran transportasi masyarakat menuju wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Kota Baru dan termasuk ke IKN nantinya,” ucap Sekda Tanah Bumbu.

Demi kepentingan masyarakat serta kenyamanan aktivitas masyarakat dan sebagai kondisi kepentingan jalan yang mendesak ini sebagai bentuk tanggung jawab, maka Pemerintah Daerah akan menggunakan dana dari APBD sekitar Rp. 5 Milyar untuk pembuatan jalan daerah.

Hal ini sebagaimana tanggapan Bupati Zairullah atas longsornya Jalan KM 171 Desa Satui Barat, yang sebenarnya merupakan kewenangan dan tanggung jawab penuh dari Pemerintah Pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).

Baca Juga  Hafal Alqur'an, Bupati Hadiahkan Sepeda

Sebelumnya, Bupati menyoroti kondisi jalan yang sudah sangat membahayakan dan dikhawatirkan terjadinya longsor susulan. Selain itu antrian masyarakat pengguna jalan juga semakin mengular dan menguras waktu. Tim yang telah ditunjuk oleh Pemda telah turun ke lapangan untuk mulai mengerjakan jalan.

Berdasarkan informasi, sebelumnya perbaikan jalan sementara di samping Jalan Nasional utama KM 171 Desa Satui Barat ikut ambrol dan tidak memadai lagi untuk dilalui pengendara, khususnya roda 4 ke atas. (Ftr)