Meski Bisa Lewat di KM 85 Emil, Tetap Ada Rasa Khawatir

79

Longsor yang terjadi di jalan poros Batulicin-Kandangan, tepatnya di Kilometer 85 Desa Emil Baru, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah bumbu sudah bisa dilewati kendaraan roda empat, Rabu (19/6).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanbu Sulhadi mengatakan penanganan sementara dilakukan dengan alat berat. “Alhamdulillah sudah bisa dilintasi, tapi harus bergantian sebab sebagian jalan longsor,” ungkapnya.

Oleh karena lebih dari separuh badan jalan beraspal hilang, kendaraan terpaksa keluar jalan. Longsor sepanjang kurang lebih 10 meter.

Anggota Polsek setempat pun mengatur arus lalu lintas. Pengendara diminta hati-hati, apalagi daerah pegunungan itu diguyur hujan, kemarin.

Sekedar diketahui, Jalan Trans Batulicin-Kandangan yang menghubungkan Tanah Bumbu, Hulu Sungai Selatan dan Banjar, ini bersisian (tepi) dengan gunung dan jurang sehingga rawan terjadi longsor, terutama saat musim hujan seperti saat sekarang ini.

Baca Juga  RAPB 2024 Resmi Diketok Palu

 

Sejumlah pengguna jalan Kandangan-Batulicin yang lewat menggunakan kendaraan roda empat  menyatakan, saat melintasi Kilometer 85 pada Rabu pukul 10.00 Wita dengan rasa khawatir, apalagi saat ban mobil berada di dekat longsoran,  di saat hujan, tanahnyapun masih  labil.

Sebelumnya dikabarkan, Kepala Pelaksana BPBD Tanah Bumbu Sulhadi bersama team menuju lokasi,pada Rabu, (19/6/2024) malam, saat dikonfirmasi mengaku sedang melakukan peninjauan di lokasi longsor.

Baca Juga  MTQN Mentewe Digelar Penuh Semangat

Bencana alam yang menutup jalan tersebut juga mengakibatkan beberapa kendaraan tidak dapat melintas.

“Saat ini saya sedang berada di lokasi longsor, karena ada longsor susulan di Desa Emil Baru,” kata Sulhadi.

Berbagai upaya juga telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah melalui BPBD Tanah Bumbu untuk mengatasi jalan yang tertutup akibat longsor. Sehingga para pengendara dapat melintasi jalur tersebut dengan aman dan lancar.

“Kami berkoordinasi dengan PUPR dan Balai Jalan untuk menurunkan alat berat untuk membantu menyingkirkan pasir yang menutup jalan akibat longsor,” ujar Sulhadi.