KPU Tanbu, Buka Pendaftaran Jalur Perseorangan Pilkada, Mei 2024

56

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel) akan membuka pendaftaran calon independen atau perseorangan Pilkada 2024 pada Mei 2024 mendatang.

Sejumlah persyaratan  dukungan sudah harus disampaikan bakal calon bupati dan wakil bupati pada saat pendaftaran.

Dilansir Dari Laman Tribun News, Ketua KPU Tanah Bumbu Puryadi mengungkapkan, calon perseorangan yang hendak maju di Pilkada harus memenuhi persyaratan yakni mengumpulkan KTP dukungan dalam bentuk KTP elektronik sebanyak 10 persen dari daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu terakhir.

Ketentuan ini sesuai amanat UU 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU  Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Menjadi UU.

Baca Juga  500 Mahasiswa KKN Diminta Jaga Etika

“Jadi misalnya DPT kita  150.000 berarti  10 persen dari DPT sebesar 15.000 sekian KTP yang harus dikumpulkan oleh calon perseorangan ini,“ kata Puryadi, Senin (1/4/2024) .

Untuk tahapan pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan bupati dan wakil bupati dapat dilakukan di kantor KPU kabupaten. Sebagaimana tertuang dalam PKPU Nomor 2 Tahun 2024.

Ia menjelaskan, surat penyataan dukungan bakal pasangan calon perseorangan itu menggunakan formulir berupa form  B1 KWK yang dilampirkan dengan fotokopi KTP elektronik.

Selanjutnya, kata dia, ada tahap  penelitian dan verifikasi terhadap fotokopi KTP yang ditempel di form B1 KWK, apakah sudah tercantum semua nama, lengkap dengan NIK dan nomor yang bisa dihubungi secara virtual.

Baca Juga  Bupati Tanbu : "Hadapi Bencana, Perlu Koordinasi Semua Pihak"

“Sehingga pada saat akan melakukan verifikasi nanti apabila  kita tidak bisa datangi orangnya jadi kita bisa lewat nomor kontak yang diberikan itu,” ujarnya.

Untuk di bulan April ini, terangnya adalah waktu persiapan pilkada adalah melakukan evaluasi untuk penyelenggara PPK dan PPS.

Evaluasi ini masih akan menunggu petunjuk dari pusat apakah memang perlu perekrutan lagi atau hanya sekedar evaluasi dari Pemilu sebelumnya.

 

Data dan foto :  Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri