Ketua DPRD Tanbu, Pembangunan Jembatan Kotabaru- Tanbu, MIMPI !!!

722

Fokusbatulicin.Net – “kalau untuk sementara ini, Pembangunan Jembatan Penghubung Batulicin- Kotabaru  itu hanya mimpi,” ucap H. Supiansyah ZE Ketua DPRD Tanah Bumbu, di ruang kerjanya kepada awak media, memerapa waktu lalu,seperti dilansir tribunnews.com edisi 8 Agustus 2019 lalu.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanah Bumbu yang diusung Partai  PDI-Perjuangan ini, pesimistis, Pemerintah Kabupaten Kotabaru- dan Kabupaten Tanah Bumbu  bisa menyelesaikan pembangunan rencana jembatan penghubung Pulaulaut (Kotabaru) dengan daratan Kalimantan (Tanah bumbu).

Bahkan sempat terbesit ungkapan ‘hanya mimpi’, terkait keinginan Pemkab Kotabaru untuk bisa menyelesaikan jembatan yang akan menelan anggaran trilunan rupiah tersebut.

Ungkapan itu dikemukakan Supiansyah, karena pembangunan jembatan rencana menghubungkan dua kabupaten di Kalimantan Selatan, ini ternyata tidak masuk dalam program strategis nasional.

“Kami sudah menanyakan ke Kementerian PUPR, ternyata tidak masuk program strategis nasional. Yang masuk malah jalan trans Kalsel-Kaltim,” terang Supiansyah.

Baca Juga  2 KRI, Diturunkan Kumpulkan Serpihan Pesawat SJ 182

Menjadi alasan mengapa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu hingga sekarang tidak mengalokasikan anggaran dana sharing. Masing-masing kabupaten Rp 250 miliar mengalokasi bertahap selama lima tahun, selain dana sharing dari Provinsi Kalimantan Selatan. Sementara yang hanya mengalokasikan cuma Kotabaru dan Provinsi.

Alasan lainnya, rencana pembangunan jembatan sepanjang lebih kurang 5 kilometer yang menelan biaya cukup besar, itu dianggap Supiansyah tidak begitu menguntungkan masyarakat Tanahbumbu.

“Misalkan masyarakat di Mentewe. Mungkinkah mereka menggunakan jembatan, lebih baik anggarannya untuk perbaikan infrastruktur jalan di Mentewe,” ucap Supiansyah.

Supiansyah menambahkan, pun dari segi manfaat. Setelah terbangunnya jembatan, apakah hanya memberi keuntungan bagi Kotabaru. Sementara mudarat bagi (Tanahbumbu) memberikan dana. Lebih baik dananya dibangunkan Dam dan sebagainya untuk lahan pertanian dari pada membuat jembatan. Apalagi, pemerintah juga akan memperhitungkan dalam jangka berapa tahun pembangunan bisa selesai, selain benifit yang akan kembali ke pemerintah.

Baca Juga  32 Supir Dan Pedagang Ikan Rapid Test

Ketika hal ini dikonfirmasikan langsung kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kab Tanah Bumbu melalui Kepala Bidang Binamarga, Hernadi, oleh media fokusbatulicin.net, kamis (03/10) siang, mengatakan untuk saat ini memang belum masuk anggaran program strategis nasional.

Namun, ujarnya saat ini kementrian PUPERA sedang melakukan Kajian Kelayakan Pembangunan Jembatan Pulau Kalimantan – Pulau Laut.

“Bulan Desember 2019 ini hasilnya sudah bisa disimpulkan dan dijadikan dasar dalam program strategis nasional” terang Hernadi.

saat ditanya optimisme Kabupaten Tanah Bumbu, Hernadi mengatakan cukup optimisi. “Karena pertama, posisi Tanah Bumbu dan Kotabaru sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN), Kedua, untuk mendukung terhubungnya 2 (dua) Kawasan baik dari kawasan ekonomi kabupaten Kotabaru, maupun Kabupaten Kotabaru” jelasnya. (TFB-NET)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here