Kemulyaan Pemakaman Zambal Tarim

3637

Fokusbatulicin.Net –  TARIM// kota yang dijuluki “Bumi Sejuta Wali” ini memang memiliki beberapa tempat sakral (tempat suci atau keramat). Tetapi, ketika ditanya tempat mana yang paling sakral, maka jawabnya Zanbal adalah tempat yang paling disakralkan di Tarim.

Zanbal merupakan salah satu dari tiga pemakaman utama di Tarim. Letaknya hanya berjarak 12 menit perjalanan kaki dari asrama tempat saya tinggal saat ini. Pemakaman yang menjadi sentral magis ini bukan hanya tersohor di kalangan pribumi, tetapi juga tersohor hingga ke mancanegara.

Di Zanbal, terdapat puluhan ribu pusara aulia Allah yang kebanyakan di antaranya adalah keturunan Rasulullah dari Bani ‘Alawiyyin. Al-habib Abdurrahman As-Segaff atau yang lebih dekenal dengan Imam Faqih Muqaddam Tsani (wafat tahun 819 H) pernah berkata: Di Zanbal itu bersemayam para tokoh aulia yang jumlahnya lebih dari 10.000 orang. Dan di situ pula terbaring 80 wali dari kalangan sayyid yang telah mencapai derajat Qutub.

Baca Juga  125 Pejabat, Dilantik

Jika di masa hidup Al-Habib Abdurrahman As-Segaff saja sudah terdapat 10.000 lebih aulia Allah, tentu pada saat ini jumlah wali yang disemayamkan di Zanbal jauh lebih banyak. Inilah salah satu bukti kenapa Tarim dijuluki Bumi Sejuta Wali.

Di antara aulia dari keturunan Rasulullah yang disemayamkan di Zanbal adalah Imam ‘Ali bin Muhammad bin ‘Alwi, Imam Faqih Muqaddam Muhammad bin ‘Ali Ba ‘Alawi, Imam Abbdurrahman bin Muhammad As-Segaff, Syekh ‘Abdullah bin Abu Bakar Al-‘Idrus, Habib ‘Ali bin Abu Bakar As-Sakran, dan Imam ‘Abdullah bin ‘Alwi Al-Haddad.

Selain Makam Habaib (bentuk prural dari habib: katurunan Rasulullah dari Sayyidah Fatimah Az-Zahra’), di Zanbal juga disemayamkan para sahabat Badar yang diutus oleh Khalifah Abu Bakar As-Shiddiq untuk memastikan ahlu Tarim agar tetap membayar zakat pascawafatnya Rasulullah. Sahabat Badar atau ahlu Badar adalah para sahabat nabi yang dulu pernah ikut andil dalam Perang Badar.

Baca Juga  Keistimewaan 10 Hari Kedua Dibulan Ramadhan

Karena Zanbal merupkan tempat yang sakral, maka makam ini tidak pernah sepi dari para peziarah. Setiap minggu ahlu Tarim rutin melaksanakan ziarah umum ke Pemakaman Zanbal, tepatnya pada hari Jumat setelah shalat Subuh. Ziarah ini dipimpin langsung oleh Mufti Tarim, Al-‘Alamah Habib Ali Al-Masyhur dan biasanya didampingi oleh Al-‘Alamah Habib Umar bin Hafidh.

Bukan hanya ramai saat ziarah umum, Zanbal juga tak pernah sepi dari para pengunjung di setiap harinya. Selama saya berziarah ke Zanbal, tak pernah tidak ada peziarah lain di sana. Pasti ada orang lain yang juga ikut berziarah.

Pemakaman Zanbal dibuka setiap hari, mulai dari sesudah shalat Subuh hingga pukul 9 malam. Kecuali pada hari Jumat, maka Pemakaman zanbal akan ditutup beberapa menit sebelum shalat Jumat dan kembali dibuka setelah selesai shalat Jumat.