Haul Habib Abdurrahman “Keramat Tanjung Mangkok” Lebih Meriah

905

Haul Al Habib Abdurrahman bin Thohir Al Aydrus Tanjung Mangkok Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru, yang diadakan tahun ini terlihat lebih meriah jika dibandingkan dengan kegiatan yang sama pada tahun lalu, tahun awal diadakannya kegiatan Tersebut.

“Tahun 2024 ini merupakan tahun kedua, diadakannya haul Habib Abdurahman bin Thohir “Keramat Tanjung Mangkok” dan kami selaku aparat pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena hal ini bedampak positif bagi masyarakat setempat dan lainnya baik dalam bidang sosial keagamaan maupun ekonomi. ujar Camat Pulau Sebuku, Jaki S,Ag.MM dalam sambutannya, ketika berhadir diacara tersebut, Minggu 5 Mei 2024.

Camat Pulau Sebuku Menegaskan, Kegiatan Haul “Keramat Tanjung Mangkok” selain dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Hal ini juga bisa meningkatkan perekonimian masyarakat setempat dengan dijadikan kegiatan ini menjadi wisata religi Setiap Tahunnya.

“kami berharap, kegiatan ini tahun depan lebih meriah lagi, dengan melibatkan seluruh Desa yang ada dikecamatan Pulau Sebuku, terlebih lagi jika hal ini mendapat dukungan dan perhatian penuh dari Pemerintah Kabupaten” Harapnya.

sementara itu, Haul Al Habib Abdurahaman bin Thohir Al Aydrus ini sepenuhnya diprakarsai oleh Al Habib Qadri bin Utsman bin Segaf bin Abdurahman bin Thohir Al Aydrus, keturunan dari Shohibul Haul Keramat Tanjung Mangkok, beserta seluruh keluarga kekerabatan Al Habib Abdurahman bin Thohir Al Aydrus yang tersebar diwilayah Tanah Bumbu, Kotabaru dan Kandangan.

Al Habib Qadri Bin Utsman Al Aydrus Yang Dikenal Sebagai Ketua Majlis Al Muhibbin Indonesia ini, mengatakan Al Habib Abdurrahman bin Thoir Al Aydrus ini merupakan cucu dari Pangeran Syarif Ali Al Aydrus yang bermakam di Angsana Kabupaten Tanah Bumbu, dan memiliki Datuk yakni Raja Kubu Pertama Sayid Al Habib Idrus bin Abdurrahman Al Aydrus.

Berikut Silsilah Alhabib Abdurrahman Al Aydrus Tanjung Mangkok yang dibacakan oleh Ust. Mustaqim Anshori disaat kegiatan haul berrlangsung. Al Habib Abdurrahman bin Thohir bin Syarif Ali bin Abdurrahman bin Idrus bin Abdurrahman bin Ali bin Hasan SHohib Raiydhoh bin Alwi bin Abdullah bin Ahmad bin Husain bin Abdullah Al Aydrus bin Abubakar Assyakran bin Abdurrahman Assegaf bin Muhammad Amuladdawilah bin Ali bin Alwi bin Muhammad Alfaqih Muqaddam bin Ali bin Muhammad Shohibul Mirbat bin Ali Khola Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaiydillah bin Ahmad Muhajir bin Isa Arrumi bin Muhammadd Annaqib bin Ali Al Uraydhi bin Muhammad Albaqir bin Al Imam Ali Zainal Abidin bin Husain bin Ali bin Abi Tholib menikah dengan Sayidah Fatimah Azzahra bintu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wassalam.

Baca Juga  Ceramah Habib Umar Di Mesjid Riyadh Solo, (2019)

“Semua Keturunan beliau adalah orang orang mulia dan dimuliakan oleh Allah, begitu juga dengan datuk datuk beliau adalah orang orang mulia di zamannya, mudah mudahan kita semua yang hadir di haul ini mendapat barokah, dan semoga kita mendapat kemuliaan dari Allah” Ujar Ust. Mustaqim Usai membacakan Nasab Shohibul Haul.

Kemeriahan Haul Kali ini, ditambah lagi dengan kehadiran tiga orang penceramah, yang merupakan Dai terkenal di Kalimantan dan sekitarnya, yang juga merupakan cucu cucu Keturunan langsung dari Al Habib Abdurrahman bin Thohir Tanjung mangkok, diantaranya Al Habib Zein bin Al Habib Habsy bin Al Habib Utsman bin Al Habib Segaf bin Al Habib Abdurrahman bin Thohir Al Aydrus (Pimpinan Majlis Ta’lim Ahbabul Musthofa Geronggang), Al Habib Hamid Firdaus bin Al Habib Qadri bin Al Habib Utsman bin Al Habib Segaf bin Al Habib Abdurrahman bin Thohir Al Aydrus (Pimpinan Majlis Ta’lim Fadhilatul Muhibbin Tanah Bumbu) dan kemudian Al Habib Ridwan bin Al Habib Qadri bin Al Habib Utsman bin Al Habib Segaf bin Al Habib Abdurrahman bin Thohir Al Aydrus (Pimpinan Pondok Pesantren Darul Muhibbin Tanah Bumbu).

Al Habib Hamid Firdaus bin Al Habib Qadri Al Aydrus, sebagai penceramah pertama menekankan pada keutamaan orang orang cinta kepada Nabi Muhammad, dengan menceritrakan sebahagian kisah perang Mu’tah yang sangat dahsyat, yang menewaskan tiga pejuang terbaik Rasulullah, saat melawan ratusan ribu tentara musuh Allah.

“Saat itu rasullah Sallallahu Alaihiwassalam sempat ingin memimpin pasukan itu, tapi dicegah oleh para sahabat dan meminta agar Rasulullah menunjuk pemimpin peperangan selain dirinya, yang akan maju kemedan pertempuran, maka saai itu Nabi Muhammadpun memilih Zafar Atthoyar Sebagai Pemimpin, jika ia gugur maka digantikan oleh Zaid Haritsah, jika Zaid tumbang maka digantikan oleh Ruwahid yang akan memimpin, saat mereka ketiganya telah Syahid, maka pada saat itu pejuang berkumpul menunjuk Khalid bin Walid menjadi Panglima Perangnya”

Habib Hamid mengatakan, dibalik kisah ini, tersimpan suatu hikmah, sebagaimana dikatakan Sayidil Habib Umar bin Hafidz dalam Maulid Adhiya Ullaminya, mengatakan dimana para pecinta Nabi Muhammad itu, bahwa dunia ini terlalu murah untuk dikorbankan untuk Nabi, bahkan nyawa sekalipun taruhannya.

“apapun semuanya menjadi ringan untuk Rasulullah, begitupun orang yang hadir jauh jauh ketempat ini mengorbankan tenaga, harta dan bahkan rela meninggalkan anak dan istri dan pekerjaannya semata mata karena cinta kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad” ujarnya.

Al Habib Zein bin Al Habib Habsy Al Aydrus sebagai Penceramah Kedua, menjelaskan panjang lebar dengan keutamaan orang orang yang mencintai Ahul bait Nabi Muhammad, yang bukan hanya akan mendapat keuntungan, kemuliaan dan barokah didunia saja melainkan hingga akhirat, dan begitu juga beliau mengingatkan tentang orang orang yang membenci keluarga Nabi, Ahlulbait, adalah termasuk orang orang munafik yang akan berat siksanya dihari kiamat.

Baca Juga  Kota Tarim Mulia, Karena Kota Tarim.....

“semoga mereka yang saat ini membenci keluarga Nabi Muhammad, Keturunan Nabi Muhammad, Ahlulbait nabi Muhammad diberikan Hidayah oleh Allah SWT” harap AL Habib Zein.

Sementara Al Habib Ridwan bin Al Habib Qadri Al Aydrus sebagai penceramah Penutup, mengungkapkan betapa besar faidah orang orang yang hadir diacara haul semacam ini. karena dapat meneguhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad, dan Keluarga Nabi Muhammad. Dimana diakhir zaman ini kecintaan Umat kepada Nabi Muhammad sedang diuji, dan selalu saja ditepis oleh musuh musuh islam, yang terus berupaya menjauhkan ummat untuk jauh dari Allah.

“tidak ridho kepada kalian wahai orang mukmin, mereka kaum yahudi dan nasrani sampai kalian mengikuti jalan mereka, budaya mereka sampai kalian mengidolakan tokoh tokoh mereka, dan ini sudah Allah tegaskan di dalam Al-Quran. sudahkah kita mendidik anak anak kita keluarga kita untuk mengenalkan mereka kepada Nabi Muhammad, menumbuhkan kecintaan mereka kepada Nabi Muhammad, kepada keluarga Nabi muhammad, Kepada Sayidah Fatimah dan mengisahkan bagaimana kehidupan mereka. selama ini kita biarkan anak anak kita tenggelam dalam tekhnologi, jauh dari akidah dan membiarkan mereka mengenakan pakaian musuh musuh Allah (kaum Kafir) kita biarkan mereka keluar rumah membuka aurat, jauh dari agama, jauh dari majlis ilmu, jauh dari ulama” Ucap Habib Ridwan Lantang.

maka dari itu, ia berharap, dengan berkah hadi diacara ini, sepulangnya dapat kembali menghidupkan sunnah sunnah Nabi Muhammad dirumah masing masing, terutama menjaga sholat lima waktu, membaca Alqur’an, dan dekat dengan ulama.

Di akhir rangkaian acara, AL Habib Qadri bin Utsman Al Aydrus selaku panitia acara mengungkapkan rasa syukur dengan telah terlaksananya kegiatan ini dengan penuh hikmah berjalan lancar, dan beliau berharap mudah mudahan seluruh donatur dan para jamaah yang telah membantu kegiatan, dan mereka yang hadir ketempat haul, mendapat balasan dari Allah SWT, mendapat ridho Allah SWT, dan menjadi orang orang yang beruntung di dunia dan akhirat.

Rangkaian acara ini juga melibatkan team Hadroh Hadromiah Majlis Ta’lim Hikmatul Muhibbin Tanah Bumbu, yang langsung dipimpin oleh Ust. Muhammad Fadli bin Munaqif As-Sasaqi, dengan rangkaian pembacaan Maulid Adhiya Ullami dengan menyajikan syair syair suluk hadromi yang digubah iringan pukulan terbang (alat Hadroh) khas yaman, menjadikan acara terasa lebih Khusuk, dan menyentuh kedalam sanubari. (Fad)

Foto Team Hadroh Hadromiah Majlis Ta’Lim Hikmatul Muhibbin Bersama Al Habib Qadri bin Utsman Al Aydrus dan Ust Muhammad Fadli bin Munaqif As Sasaqi. (dokumen)