Dipenghujung Musim Kemarau, Petani Salimuran Panen 10,7 ton/ Ha

532

fokusbatulicin.net -Kepala Dinas Pertanian Tanah Bumbu, H Setia Budi melaporkan dalam ruang silaturrahmi panen raya di Kecamatan Kusan Hilir,  ada sebanyak 18 kelompok tani yang melakukan panen di Desa Salimuran dengan luas lahan sekitar 530 ha. Dengan perhitungan ubinan lahan pertanian yang dipanen diperkirakan menghasilkan sebanyak 10,7 ton per hektar gabah kering.

Demikian saat Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) bersama dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bersujud Desa Salimuran Kecamatan Kusan Hilir menggelar Syukuran Panen pada Selasa (05/11).

Sekedar diketahui walaupun terjadi musim kemarau dan kekeringan di beberapa wilayah di Kab Tanbu, untuk Desa Salimuran lahan pertanian yang dipanen merupakan lahan yang diairi menggunakan air dari Sungai Kusan.

“Jadi walaupun musim kemarau terjadi kekeringan, berkat kerjasama yang baik antara masyarakat dan pihak terkait, mereka masih bisa menanam di lahannya hingga bisa dipanen sekarang. Varietas padi yang dipanen adalah Mikongga. Jenis beras ini juga nantinya yang akan didistribusikan kepada PNS (Pegawai Negeri Sipil, red) melalui ‘Beras Lokal’ program dari Dinas Ketahanan Pangan,” ungkapnya.

Baca Juga  Ribuan Mangrove Ditanam Dilahan Kritis

IMG-20191105-WA0018Kemudian Setia Budi juga melaporkan tentang progres kegiatan dinasnya dalam beberapa waktu belakangan. Diantaranya tentang Alat Mesin Pertanian (Alsintan) milik pemerintah daerah, distribusi bantuan itik dan tanaman pengganti di lahan yang sedang kekeringan.

“Sesuai arahan dari Bupati, maka Alsintan milik pemerintah daerah dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat. Seperti alat panen yang biasanya kena tarif per karung hasil panen menjadi gratis, petani hanya perlu menyiapkan bahan bakar dan upah operator,” sampai Budi.

Sedangkan untuk bahan bakarnya, Dinas Pertanian telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait melalui Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah untuk mendapatkan kuota Solar Subsidi melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Lalu untuk distribusi bantuan itik dari kementerian Pertanian, Budi menjelaskan pihaknya sudah menyalurkan sekitar 75 persen dari total keseluruhan rencana bantuan.

Terakhir Budi menyampaikan untuk warga desa yang lahannya sedang kering karena kemarau, dinasnya menyarankan warga untuk menanam kol dan semangka.

“Hal ini dilakukan oleh warga Desa Sepakat. Mereka menanam kol dan semangka, yang saat ini juga sudah panen,” tutup Budi.

Baca Juga  BPBD Tanbu, Salurkan Bantuan Logistik Ke Desa Sardangan

IMG-20191105-WA0016

Bupati Tanbu H Sudian Noor saat memberikan sambutan di hadapan warga Desa Salimuran mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan panen warga.

“Kita semua wajib bersyukur atas anugerah Allah SWT yang sangat besar ini, ada padi sejauh mata memandang. Di saat yang lain tidak bisa menanam apalagi panen, disini bisa. Jangankan untuk menanam, untuk keperluan sehari-hari saja susah mendapatkan air,” tutur Sudian Noor.

Sudian Noor menginginkan agar warga mendapat edukasi sesuai dengan karakter wilayah masing masing. Pemerintah daerah juga mengundang para pakar pertanian agar lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Kedepan, Sudian Noor berkeinginan ada dibentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) Pertanian, sama seperti TRC Penanggulangan Bencana.

“Apabila ada anugerah yang turun, maka ada hak hak mereka disana. Hak fakir miskin dan anak yatim piatu. Atas limpahan hasil bumi ini, sudahkah dipenuhi. Masih ada warga yang kesusahan, saatnya kita peduli terhadap sesama,” pesannya. (TFB)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here