Bupati Sanggah Rumor Bubarkan Posko Covid-19 Diperbatasan

661

fokusbatulicin.net – Belakangan beredar rumor kalau Posko di sejumlah wilayah perbatasan Kabupaten Tanah Bumbu bakal tidak difungsikan lagi atau bakal dibongkar, dan petugasnyapun konon kabarnya bakal dibubarkan.

Menanggapi hal itu, Bupati Tanbu H. Sudian Noor, menerangkan bahwa posko pemeriksaan di perbatasan tidak ditutup, namun mekanisme jaga saja yang ganti.

“Untuk Posko Perbatasan yang jaga adalah petugas Dinas Perhubungan. Dishub akan melakukan pengawasan keluar masuk kendaraan,” sebut Bupati, Senin (20/04/2020).

Sedangkan penekanan pengawasan keluar masuk orang akan dilakukan di Desa masing-masing.

Menurut Bupati, saat ini sejumlah Desa di Tanah Bumbu sudah membentuk Desa Tanggap Covid-19 sebagai mana Surat Edaran Kementerian Desa Pembangunan Daerah dan Transmigrasi (Kemendes PDT) Nomor 8/2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Sebagai Ipaya untuk memutus mata rantai virus corona dari sekala kecil, dari lingkungan pedesaan.

Baca Juga  LPPTKA - BKPRMI Tanbu Gelar Wisuda Santri XI

“Desa Tanggap Covid-19 nanti ada gugus tugas desa, kemudian membentuk relawan desa, dan kegiatan penguatan sistem keamanan lingkungan,” sebutnya, seraya menambahkan Desa Tanggap Covid-19 melibatkan berbagai unsur seperti Ketua RT/RW, dan lainnya.

Terkait APD yang digunakan nantinya, sebut Bupati pihak desa hanya melakukan tugas pengawasan dengan mendata dan melaporkan orang yang datang ke desanya atau lingkungannya. Sedangka pemeriksaan pendatang dilakukan oleh petugas dari Dinas Kesehatan.

Sebelumnya, menanggapi rumor awal penutupan posko itu sempat menua kritik, dan kritik yang ditujukan kepada Sudian Noor datang dari sejumlah wakil rakyat.

Baca Juga  Waspada Air Pasang, BPBD Pasang Papan Peringatan

salah satunya adalah Anggota DPR RI, Syafruddin H. Maming menilai sejauh ini posko yang dibangun di kawasan perbatasan sudah sangat efektif untuk meredam penyebaran Covid-19. Menurut dia, pembubaran posko bukan solusi yang bijak.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Kalsel, M. Syaripuddin. Ia memandang posko di kawasan perbatasan harus terus diperketat.

Berdasarkan informasi yang beredar dimedia sosial hari ini, posko Covid-19 di perbatasan Tanah Bumbu-Tanah Laut, Tanah Bumbu Kotabaru, hari ini kosong dari penjagaan. informasi lainnya menyebutkan begitu pula pada posko perbatasan Tanbu-Banjar yang terletak di Mantewe, lebih awal kosong dari penjagaan.

“disana (mentewe) jarang ada penjaganya pak” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya (TFB)