Bolehkah Bertasawuf Dalam Melaksanakan Ibadah? Mana Dalilnya !!

747
fokusbatulicin.net – Apakah pentingnya bagi seorang muslim, Mempelajari dan Memahami Ilmu Tasawuf ? berikut penjelasan dan dalil yang mewajibkan bertasawuf dalam ibadah..
س) ما أهميته للمسلم ؟
ج) هو من أهم الفرائض العينية وأهم الواجبات الربانية، فقد من الله تعالى ببعثة الرسول الكريم  من أجل التزكية للنفوس وتطهيرها عن زذائل الأخلاق..
Tashawwuf merupakan fardu a’in dan kewajiban terhadap Allah yang terpenting. Karena Allah ta’ala telah melimpahkan anugerah dengan mengutus Nabi mulia demi mensucikan hati dan membersihkannya dari akhlak yang tercela.
 قال الله تعالى: *لَقَدْ مَنَّ اللَّهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ*
• Artinya:
Sungguh, Allah telah memberi karunia kepada orang-orang beriman ketika (Allah) mengutus seorang Rasul (Muhammad) di tengah-tengah mereka dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab (Al-Qur’an) dan Hikmah (Sunnah), meskipun sebelumnya, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata. 3:164
 وقال عز وجل: *وَذَرُوا ظَاهِرَ الْإِثْمِ وَبَاطِنَهُ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَكْسِبُونَ الْإِثْمَ سَيُجْزَوْنَ بِمَا كَانُوا يَقْتَرِفُون*َ
• Artinya:
Dan tinggalkanlah dosa yang terlihat ataupun yang tersembunyi. Sungguh, orang-orang yang mengerjakan (perbuatan) dosa kelak akan diberi balasan sesuai dengan apa yang mereka kerjakan. 6:120
، وقال تعالى:  *يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ
 إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ*
• Artinya:
(yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih, 25,26:89
 وقال تعالى: *ونفس وما سواها * فألهمها فجورها وتقواها * قد أفلح من زكاها * وقد خاب من دساها* ﭯ ﭰ
Artinya :
Dan demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya, maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya, sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu), dan sungguh rugi orang yang mengotorinya. Asy-Syams (91:07-10)
*Dalil Hadits tentang penting dan urgensi ilmu Tashawwuf..*
ﭱ ﭲ ﭳ ﭴ ﭵ ﭶ ﭷ ﭸ ﭹ
 وقال النبي صلى الله عليه وسلم: *«ألا وإن في الجسد مضغة إذا صلحت صلح الجسد كله وإذا فسدت فسد الجسد كله ألا وهي القلب»* (متفق عليه).
Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa aalihi washahbihi wasallam bersabda :
 *”Ketahuilah, sesungguhnya didalam tubuh terdapat segumpal daging yang jika ia baik maka seluruh tubuh akan baik dan jika ia buruk maka seluruh tubuh ikut buruk.. ketahuilah bahwa daging tersebut adalah hati”* H.R Bukhari dan Muslim.
وعن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله : *«إن الله لا ينظر إلى صوركم وأموالكم ولكن ينظر إلى قلوبكم وأعمالكم»* ( رواه مسلم).
Dari Abi Hurairah r.a, Berkata Rasulullah shallallahu alaihi wa aalihi washahbihi wasallam : *”Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada penampilan dan harta kalian, akan tetapi kepada hati dan perbuatan kalian”* H.R Muslim.
وعن شداد بن أوس رضي الله عنه قال: قال رسول الله : *«الكَيِّس من دان نفسه وعمل لما بعد الموت والعاجز من أتبع نفسه هواها وتمنَّى على الله»*
( أخرجه أحمد والترمذي وحسنه وابن ماجه وغيرهم)،
Dan dari Syaddad bin Aus r.a, Rasulullah shallallahu alaihi wa aalihi washahbihi wasallam bersabda:
*”Orang yang pintar adalah yang mengintrospeksi dirinya dan beramal untuk setelah kematian, dan orang bodoh ialah, dia yang mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah angan2″*
H.R Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan dll.
 فتصفية القلب وتطهيره روح الإسلام وجوهره.
 Jadi bisa disimpulkan, bahwa pensucian hati dan pembersihannya merupakan ruh inti ajaran islam.
 س) متى ظهر علم التصوف؟
ج) التصوف ليس علماً جديداً بل هو أصل من أصول الشريعة الإسلامية, مصدره القرآن وهدي النبي عليه الصلاة والسلام وأصحابه الكرام وأهل بيته ومن تبعهم بإحسان،
°°Kapan pertama kali Tashawwuf nampak sebagai disiplin ilmu tertentu?
°°Sesungguhnya tashawwuf bukanlah ilmu baru, akan tetapi ia merupakan bagian dari pangkal syariat islam yang bersumber dari Al-Qur’an, Sunnah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, dan ajaran para shahabat dan semua pengikut mereka dalam kebaikan.
قال الإمام الكلاباذي: وممن نطق بعلوم الصوفية… ووصف أحوالهم قولا وفعلا بعد الصحابة رضوان الله عليهم علي بن الحسين زين العابدين وابنه محمد الباقر وابنه جعفر الصادق رضي الله عنهم وأويس القرني والحسن البصري ومالك بن دينار وسفيان بن سعيد الثوري..اهـ
Imam Al-Kalabadzy berkata: “Diantara yang dikenal bertutur dalam ilmu para sufi dan menjelaskan keadaan mereka secara lisan dan perbuatan setelah para shahabat radhiyallahu ‘anhum adalah: ‘Ali Zainal ‘Abidin bin Husain, anak beliau: Muhammad Al-Baqir, anak beliau: Ja’far Ash-Shadiq, radhiyallah ‘anhum. Juga ‘Uwais Al-Qorony, Al-Hasan Al-Bashry, Malik bin Dinar, Sufyan bin Sa’id Ats-tsaury dan lainnya.
وقد ذكر الإمام النووي في رجال إسناده إلى الإمام مسلم في ترجمة الإمام أبي عبد الله الفراوي: (أنه نشر العلم بمكة وكان يقال له فقيه الحرم، نشأ بين الصوفية في حجورهم و وصل إليه بركات أنفاسهم)
وفي ترجمة الإمام أبي أحمد الجلودي: (أنه كان من كبار عباد الصوفية صحب أكابر المشايخ)( ).
Imam Nawawi pernah menyebutkan salah satu diantara rantaian sanad beliau kepada Imam Muslim dalam Shahih-nya: Abu ‘Abdillah Al-Farawi: “Beliau banyak menyebarkan ilmu di Makkah, hingga dijuluki Faqihul haram. Beliau tumbuh dilingkungan dan dekapan para kaum shufi hingga mendapatkan berkah dari kemuliaan mereka”.
Juga didalam biografi Imam Abi Ahmad Al-Jaludy, tercantum: “Beliau termasuk pembesar ahli ibadah kaum shufi, berguru kepada masyaikh besar dari kalangan mereka”.
*Kutipan dari kitab Namadzij dalil-dalil ahlussunnah wal jamaah.*
TASAWUF
Mengapa sampai ini masih banyak umat Islam yang tak paham dengan tasawuf dan tarekat sufi, bahkan sampai ada yang menyesatkan ajaran dari Rasulullah ini. Tasawuf adalah salah satu cabang ilmu dalam Islam seperti ilmu-ilmu lainnya seperti fiqih, ilmu kalam, ilmu nahwu, ilmu tafsir, ilmu hadits dll. Dan dalam setipa cabang ilmu itu akan melahirkan pra ulama atau pakar di bidangnya, ada ulama fiqih, ulama ahli tafsir, ulama hadits, ulama tasawuf dll
.
Ilmu tasawuf adalah ilmu pembersihan hati, qolbu atau pensucian jiwa. Mensucikan diri dari nafsu amarah, dari kufur, syrik, riya, dengki, ujub, takabur dll. Setelah pensucian selesai maka hati itu diisi dengan sabar, ridho, wara, ridha, qana’ah, zikir dan sifat terpuji lainnya. Setelah hati dipenuhi dengan segala sifat itu barulah Allah akan memberikan pencerahan, ilham atau makrifat.
Tasawuf ahlussunnah Waljamaah adalah tasawuf yang diambil dari Imam Al-Ghazali dan Imam Junaid Al-Baghdadi serta para guru sufi yang bersambung sanadnya kepada kedua Imam tersebut. Tasawuf Ahlussunnah Waljamaah tidak macam-macam, tidak nyeleneh dan tidak keluar dari Al-Quran dan hadits nabi, Jika ada orang yang mengaku ahli tasawuf tapi mengatakan bahwa ia menyatu dengan Tuhan atau ia tak perlu lagi sholat maka itu bukan seorang ahli tasawuf
.
Ada tiga rukun Ahlussunnah Waljamaah;

 

Baca Juga  Inilah Sunnah Sunnah Di Bulan Ramadhan (Kittab Ithaful Ikhwan)
1. Dalam bidang akidah Imam Abu Hasan Asy’ary
2. Dalam bidang fiqih Imam 4 Mahzab
3. Dalam bidang tasauf Imam Ghazali dan Imam Junaid Baghdadi
TAREKAT
Tarekat adalah sebuah cara atau metode. Jika cara tersebut disusun dan diriwayatkan oleh Syaikh Abdul Qadir Jailani maka tarekat tersebut dinamakan Tarekat Qodiriyah, jika cara tersebut disusun dan diriwayatkan oleh Syaikh Abu Hasan Syadzily, maka tarekat tersebut dinamakan Tarekat Syadziliyah, jika cara dan metode tersebut disusun dan di riwayatkan oleh Syaikh Bahaudin Naqsabandi, maka tarekat itu disebut tarekat Naqsabandiyah.
Didalam tareqat ada sebuah cara atau metode yang dinamakan suluk. Suluk ada pelatihan, training kepada murid atau salik. Didlam suluk inilah sang murid ditempa dan dilatih dengan bermacam-macam zikir, ibadah wajib maupun sunnah serta amalan-amalan lainnya
.
(Dari Berbagai Sumber, dan Ditulis Ulang : Muhammad fadli bin Munakif. Pengasuh Majlis Hikmatul Muhibbin)

foto : Ilsutrasi

Baca Juga  Barokah Ilmu Lewat Khidmah Kepada Guru